Senam Kaki Bikin Gula Darah Normal, Benarkah?

Senam Kaki Bikin Gula Darah Normal, Benarkah? – Seiring dengan perkembangan zaman, penyakit yang di derita masyarakat telah bergeser. Mulai dari penyakit infeksi serta kekurangan gizi ke arah penyakit degeneratif yang salah satunya adalah diabetes melitus.

Jumlah penderita diabetes di dunia dari tahun ke tahun menunjukkan adanya peningkatan. Berdasarkan data diperkirakan sebanyak 387 juta jiwa meningkat menjadi 415 juta jiwa. Peningkatan tersebut terjadi secara konsisten menunjukkan bahwa penyakit diabetes adalah masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus.

Senam Kaki Bikin Gula Darah Normal, Benarkah?

Senam Kaki Bikin Gula Darah Normal, Benarkah?

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit dimana kadar glukosa dalam darah tinggi, karena tubuh tak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara kuat.

Tingginya jumlah penderita diabetes melitus, antara lain disebabkan karena adanya perubahan gaya hidup masyarakat dalam mengatur pola makan dan minimnya aktivitas fisik dapat menjadi faktor penyebab diabetes di masyarakat. Sehingga memicu kondisi yang lebih berat atau komplikasi diabetes melitus.

Dampak dari hiperglikemia yang terjadi pula dapat menyebabkan kerusakan beragam sistem tubuh, termasuk syaraf dan pembuluh darah. Yang mana meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke serta risiko kematian penderita pasalnya 2 kali lipat.

Oleh karena itu, pengelolaan penyakit diabetes sangat dibutuhkan termasuk olahraga. Salah satu olahraga yang dianjurkan adalah senam kaki diabetes melitus. Senam ini bertujuan untuk memperbaiki sirkulasi darah, sehingga nutrisi ke jaringan lebih lancar, memperkuat otot-otot kecil, menurunkan kadar gula darah dan mengatasi keterbatasan gerak sendi.

Senam kaki ini bisa Anda lakukan dengan posisi berdiri, duduk atau tidur dengan menggerakkan kaki dan sendi. Seperti kedua tumit diangkat, mengangkat kaki serta menurunkan kaki.

Sebuah penelitian pun menunjukkan pengaruh senam kaki terhadap kadar gula darah penderita diabetes melitus sangat menakjubkan. Bahkan kriteria eksklusinya adalah penderita diabetes memiliki luka diabetik, mengalami hiperglikemia, komplikasikasi penglihatan dan mengalami asma, nyeri dada, depresi, khawatir maupun cemas.

Maka lakukan senam kaki selama 4 kali dalam seminggu dengan rentang waktu 30 menit setiap melakukan senam kaki. Demikian ulasan yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Postedby: followersviva.com

Be the first to comment

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Silahkan Chat Disini